Welcomke

welcome to my Blog, I hope this is very useful for you all and specially for me myself.

Senin, 04 Juni 2012

TIPS DAN TRIK MENGHADAPI TOEFL


Saat ini banyak sekali perguruan tinggi di luar negeri yang menawarkan program-program pendidikan dengan salah satu syarat utama memenuhi nilai TOEFL tertentu yang mengindikasikan kemampuan berbahasa inggris.
Tidak hanya untuk keperluan pendidikan ke luar negeri saja, di dalam negeri pun ada beberapa perguruan tinggi terkemuka yang mensyaratkan nilai TOEFL tertentu sebagai syarat kelulusan.
Bahkan dalam penerimaan karyawan/karyawati untuk posisi tertentu juga mensyaratkan nilai TOEFL yang tinggi.
TOEFL merupakan singkatan dari Test Of English as a Foreign Language, yang diperkenalkan pada tahun 1960 oleh Educational Testing Services (ETS).
Ada dua jenis test TOEFL yang dapat dilakukan, yang pertama yaitu Computer-Based Test (CBT) dan yang kedua adalah Paper-Based Test (PBT). Secara umum, tidak ada perbedaan yang mencolok jika dilihat dari sisi materi test. Keduanya sama-sama mem-fokus-kan test pada tiga hal penting yang mengindikasikan kemahiran berbahasa inggris, yaitu Listening, Structure, dan Reading. di beberapa lembaga penyelenggara test TOEFL, terkadang ditambah lagi dengan Writing.
Perbedaan yang mendasar dari kedua jenis test tersebut adalah pada CBT test dilakukan dengan menggunakan media Komputer sedangkan PBT tidak. Perbedaan lainnya adalah pada skala nilai hasil test TOEFL, Skala nilai pada CBT adalah 0 - 300 sedangkan pada PBT adalah 310- 677. Untuk mudahnya, perhatikan tabel perbandingan berikut ini:
PBT
CBT
677
300
650
280
600
250
550
213
500
173
450
133
400
97
Jika nilai test TOEFL 500 (PBT) ke atas atau 173 (CBT) ke atas maka peluang untuk diterima di perguruan tinggi luar negeri yang diminati sangat besar.
Nilai test TOEFL di bawah 450 menunjukkan bahwa kemampuan bahasa Inggris yang masih standar (atau bahkan rendah) sehingga disarankan untuk mengikuti kursus bahasa Inggris.
Sedangkan nilai 450 - 499 menunjukkan kemampuan bahasa Inggris yang di atas rata-rata tetapi masih ada beberapa hal yang perlu dimantapkan lagi (reviewed) apakah di structure nya, listening, atau reading-nya tergantung nilai mana yang terendah.

Seringkali tidak disadari bahwa tidak selalu mereka yang pandai berbahasa Inggris dapat memperoleh nilai TOEFL yang tinggi dengan mudah. Hal tersebut dikarenakan test TOEFL tidak hanya sekedar membaca dan menerjemahkan saja tetapi lebih dari itu untuk mengetahui sejauh mana kemampuan dalam hal membaca dan mendengarkan percakapan bahasa Inggris serta struktur dalam bahasa Inggris. Masih tidak cukup hanya itu, terkadang diperlukan latihan dan pengalaman yang cukup sebelum terbiasa dengan soal-soal test TOEFL.
Apabila pernah mengikuti test TOEFL dan mendapatkan nilai tidak seperti yang diharapkan maka jangan khawatir karena nilai TOEFL tersebut sebenarnya dapat dijadikan "modal awal" untuk memperoleh nilai yang lebih tinggi lagi. Dengan pernah mengikuti test TOEFL sebelumnya maka dapat diketahui letak kelemahan yang perlu diperbaiki sehingga diharapkan pada test selanjutnya bisa memperoleh nilai yang lebih tinggi.
Terdapat empat tips yang dapat dijalankan untuk mendapatkan nilai TOEFL yang lebih tinggi, yaitu:
  • Tips pertama, perhatikan dari tiga section (Listening, Structure, Reading) yang telah dinilai pada test TOEFL sebelumnya section mana yang mendapat nilai terendah. Jika nilai terendah adalah pada Listening maka fokuskan porsi review lebih banyak pada Listening. Demikian juga halnya jika nilai terendah pada Reading atau Structure, maka fokus review pada kedua section tersebut diberikan lebih banyak.
  • Tips kedua, manfaatkan waktu sedikitnya satu jam sehari untuk melakukan review sehingga waktu tujuh jam seminggu yang diperlukan untuk review dapat terdistribusi secara merata di setiap harinya. Dengan waktu review yang relatif tidak terlalu lama di setiap harinya, maka hasilnya akan efektif untuk meningkatkan nilai TOEFL pada test berikutnya.
  • Tips ketiga, jangan sekalipun mencoba untuk menghapalkan pertanyaan dan jawaban test TOEFL dari contoh-contoh soal TOEFL manapun. Hal tersebut dikarenakan contoh-contoh soal test tersebut bisa saja mirip tetapi mungkin tidak akan sama persis.
  • Tips keempat, pada saat mengerjakan soal-soal latihan jangan tergesa-gesa untuk beralih ke soal latihan selanjutnya. Cobalah untuk berpikir dan memahami setiap jawaban yang kita pilih, kenapa jawaban b yang dipilih? kenapa tidak a? apakah soal ini mirip dengan soal sebelumnya? dimana kemiripannya? dan seterusnya.
Intinya, apa yang dilakukan dalam menghadapi test TOEFL pada dasarnya adalah mempelajari bagaimana agar kita memiliki pengetahuan yang cukup untuk dapat menjawab soal-soal test TOEFL dengan baik sehingga memperoleh nilai yang lebih tinggi dari sebelumnya.

Menghadapi test TOEFL tidak cukup hanya berbekal pengetahuan teknis tentang listening, structure, dan reading saja. Banyak hal non teknis juga perlu diperhatikan sehingga tidak mengganggu, membuyarkan konsentrasi atau bahkan menjadi penyebab gagalnya test TOEFL. Beberapa di antaranya yaitu:
  • Tidak perlu terlalu berambisi untuk dapat menjawab benar 100% soal test TOEFL sehingga memaksakan diri untuk review seluruh materi TOEFL pada malam sebelum test TOEFL dilakukan. Cukup review inti dari setiap section yang dianggap penting, karena mereview semua materi justru akan membuat bingung dan panik. Ingat, dengan hanya 75% dari soal TOEFL dapat dijawab dengan benar itu sudah lebih dari cukup untuk mendapatkan nilai yang baik.
  • Upayakan tidak bepergian di malam sebelum test. Kalau ini dilakukan maka Anda akan kehilangan kesempatan untuk melakukan review beberapa hal penting yang mungkin akan sangat berguna pada saat test keesokan harinya.
  • Siapkan sedikitnya tiga buah pensil yang sudah diruncingkan (siap pakai), kalau bisa pensil yang sudah ada penghapusnya sehingga mudah dan cepat digunakan apabila diperlukan. Untuk antisipasi, tidak ada salahnya membawa juga peruncing pensil, tetapi upayakan pensil tetap sudah diruncingkan sejak dari rumah.
  • Jangan lupa membawa tanda pengenal atau kartu test sesuai persyaratan mengikuti test TOEFL yang sudah ditentukan. Petugas dapat melarang peserta yang lalai dalam hal ini untuk mengikuti test.
  • Bangunlah lebih pagi dari biasanya. Umumnya pengawas tidak mengijinkan peserta untuk masuk mengikuti test apabila test sudah berlangsung.
  • Test akan berlangsung selama sekitar tiga jam tanpa istirahat, dengan dua jam adalah waktu untuk menyelesaikan soal-soal test sedangkan sisanya adalah untuk penjelasan dan instruksi-instruksi. Karenanya sarapan yang cukup akan sangat membantu untuk menghindari rasa lapar selama test.
  • Meskipun di ruangan test biasanya sudah tersedia jam, akan sangat membantu apabila membawa jam.
  • Ingat bahwa buku, kamus, tape recorder, telepon genggam dan yang sejenis, korek api, pulpen, dan catatan-catatan tidak akan diperkenankan untuk digunakan selama test.
  • Umumnya tempat duduk pada saat test sudah ditentukan, duduklah sesuai tempat yang ditentukan dan berkonsentrasilah pada soal dan jawabannya. Hindari berkomunikasi dengan teman selama test berlangsung, karena bisa dituduh curang atau mencontek oleh pengawas test.
  • Jawaban dari keseluruhan soal-soal test adalah multiple choice. Pilih salah satu jawaban yang benar dengan cara memberi tanda hitam (marking) secara penuh pada lingkaran oval jawaban yang tersedia. Pastikan tanda hitam tersebut tidak keluar dari batas lingkaran yang sudah ditentukan. Kelalaian dalam hal ini menyebabkan jawaban tidak dikenali oleh sistem komputer.
  • Apabila diperlukan, dibenarkan untuk merubah jawaban, hapus jawaban yang salah dan marking jawaban lain yang benar tetapi lakukan dengan hati-hati karena "hapusan" yang tidak bersih menyebabkan komputer menganggap ada dua jawaban pada satu soal.
  • Biasanya tidak diperkenankan untuk menandai jawaban pada lembar soal, memberi garis bawah, memberi catatan, atau mencoret-coret lembar soal. Jangan lakukan atau pengawas bisa memiliki alasan untuk menegur peserta test.
  • Jawaban yang dinilai hanyalah jawaban Benar. Karenanya jangan biarkan lembar jawaban kosong karena jawaban salah tidak akan mengurangi nilai, dan jangan pula menjawab lebih dari satu jawaban.
  • Jika tidak yakin mana jawaban yang benar dari seluruh jawaban tersedia, lakukan tips ini: Perhatikan jawaban-jawaban yang menurut Anda salah, kemudian dari jawaban tersisa pilih salah satu yang menurut Anda paling benar.
  • Apabila sama sekali tidak dapat memilih mana jawaban yang benar dan salah, Pilih salah satu huruf dari jawaban (misal B) kemudian gunakan jawaban B ini untuk soal-soal lainnya yang juga sama sekali tidak tahu jawabannya. Dengan cara memberikan jawaban sama pada soal-soal yang tidak tahu jawabannya, maka kemungkinan (probabilita) jawaban tersebut benar adalah sebesar 25%. Gunakan trik ini terutama apabila waktunya sudah sangat mepet.
Beberapa hal di atas adalah hal-hal sederhana yang jika dilaksanakan akan sangat mengurangi faktor-faktor non teknis yang bisa menjadi penghambat atau penyebab kegagalan test TOEFL.
Persiapan sebelum menghadapi test TOEFL akan dapat meningkatkan pengetahuan dan kemampuan dalam memahami bahasa Inggris. Tetapi itu semua akan menjadi tidak berarti apabila soal-soal test TOEFL tidak dapat dijawab dengan baik karena faktor-faktor non teknis yang terjadi pada saat menjalani test TOEFL.
Berikut ini adalah beberapa hal penting yang perlu diperhatikan selama menjalani test TOEFL:
video
  • Santai. Selama semua sudah dipersiapkan sebelumnya maka tidak ada alasan untuk gugup, panik, atau nervous menghadapi test. Apabila perasaan gugup, panik, atau nervous itu ternyata terjadi pada saat test, cobalah untuk menutup mata sejenak dan berkata pada diri sendiri, "Saya tidak perlu gugup, Saya sudah mempersiapkan diri" lalu tarik nafas dalam-dalam dan hembuskan perlahan-lahan, rasakan semua bagian tubuh merasa santai, rileks.
  • Konsentrasi ke pertanyaan. Jangan bicara, pusatkan perhatian pada test TOEFL. Jangan melihat-lihat ke sekeliling kecuali jawaban yang berhubungan dengan soal-soal test TOEFL yang sedang dikerjakan. Jangan memikirkan nilai dan akibat yang didapat dari hasil test TOEFL ini, pusatkan semua perhatian pada soal dan jawaban test saat itu. Apabila tidak mengerti dan tidak mengetahui jawaban dari soal, pilihlah yang terbaik menurut Anda kemudian lupakan, pusatkan perhatian pada soal dan jawaban nomor selanjutnya.
  • Jangan nyontek. Pada test TOEF, nyontek adalah permasalahan serius yang sangat dilarang. Jika ini dilakukan maka resikonya adalah jawaban test TOEFL tidak akan dinilai sehingga percuma sudah persiapan yang dilakukan selama ini.
  • Terus belajar. Apabila nilai test TOEFL masih juga tidak memuaskan, jangan putus asa, jangan dengarkan apa kata orang. Evaluasi hasil test, cari dimana letak kelemahan, kemudian perbanyak lagi review di section yang lemah tersebut. Sebaliknya apabila nilainya sudah memuaskan, tetap terus belajar karena banyak informasi dan pengetahuan penting yang dapat "dikumpulkan" dengan kemampuan bahasa Inggris yang sudah dimiliki.

2 komentar: